Senin, 25 Oktober 2010

perangkat input output pada komputer dan penjelasan rincinya , cara kerja tiap jenis monitor dan tiap jenis printer

    • Perangkat Input dan Output pada Komputer
     
    1. Perangkat Input
     
    Perangkat input adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau
    perintah ke dalam komputer. Contoh perangkat input antara lain: mouse, keyboard,
    scanner, dll.
    beberapa contoh dari perangkat input komputer :

    a. mouse

    Mouse berfungsi untuk mengatur posisi pointer pada layar komputer. Dengan
    menggunakan mouse, kita dapat men-drag (menarik) dan men-drop (meletakkan) file.

    b. keyboard



    keyboard merupakan peralatan masukan langsung yang terditri dari tombol-tombol huruf
    dan tombol-tombol fungsi.

    c. scaner


    scaner adalah peralatan untuk membaca input baik data maupun gambar untuk di scan.
     
    2. Perangkat Output

    Perangkat output adalah peralatan yang kita gunakan untuk melihat hasil pengolahan
    data atau perintah yang dilakukan komputer. Contoh perangkat output antara lain
    monitor, printer,speaker, dll.
    beberapa contoh dari perangkat output komputer:

    a. monitor

    monitor berfungsi berfungsi untuk menampilkan kerja pemrosesan komputer secara
    visual baik berupa gambar maupun data.
    b. printer

    printer merupakan peralatan keluaran untuk menampilkan hasil pemrosesan komputer
    dalam bentuk tulisan maupun gambar.

    c. speaker
     
    speaker merupakan perangkat keluaran yang menampilkan sinyal suara, dimana sinyal
    tersebut sebelumnya telah diolah dalam sound card (kartu suara).


    •  cara kerja tiap jenis monitor dan tiap jenis printer
    1.  Jenis-Jenis Printer

    Jenis Printer Dot Matrik

    jenis printer dot metrix
    jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.

    Jenis Ink Jet

    jenis printer ink jet
    Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
    Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

    Jenis Laser Jet

    jenis printer laset jet
    Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.

    B. Monitor LCD


    LCD merupakan singkatan dari Liquid Crystal Display. Secara sederhana LCD terdiri dari dua bagian utama yaitu backlight dan kristal cair. Backlight sendiri adalah sumber cahaya yang biasanya terdiri dari 1 sampai 4 buah lampu. Lampu Backlight ini biasanya berwarna putih. Cara kerjanya sebagai berikut : kristal cair akan menyaring cahaya backlight. Cahaya putih merupakan susunan dari beberapa ratus spektrum cahaya dengan warna yang berbeda. Beberapa ratus spektrum cahaya tersebut akan terlihat jika cahaya putih mengalami refleksi atau perubahan arah sinar. Warna yang akan dihasilkan tergantung pada sudut refleksi. Dengan memberikan tegangan listrik dengan nilai tertentu maka kristal cair ini dapat berubah sudutnya. Karena tugas kristal cair adalah untuk merefleksikan cahaya dari backlight maka cahaya backlight yang sebelumnya putih bisa berubah menjadi banyak warna sesuai dengan sudut yang terbentuk kristal cair tadi. Kristal cair bekerja seperti tirai pada jendela. Jika ingin menampilkan warna putih kristal cair akan membuka selebar-lebarnya sehingga cahaya backlight yang berwarna putih akan tampil seluruhnya di layar. Namun Jika ingin menampilkan warna hitam. Kristal Cair akan menutup serapat-rapatnya sehingga tidak ada cahaya backlight yang yang menembus sehingga otomatis layar akan kelihatan berwarna hitam. Jika ingin menampilkan warna lainnya tinggal atur sudut refleksi kristal cair.

      Tidak ada komentar:

      Poskan Komentar